Penarikan Mahasiswa PPL UIN Walisongo Semarang 2022

Kendal, mankendal.sch.id – Sebanyak 18 mahasiswa peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang secara resmi ditarik dari MAN Kendal pada Jumat (09/09/2022) lalu.

Bertempat di Aula MAN Kendal, acara dihadiri oleh kepala madrasah, wakamad, guru pamong dan H. Nur Khoiri selaku Wakil Dekan 2 Fakultas Sains dan Teknologi UIN Walisongo Semarang.

Asyrof, mewakili praktikan UIN Walisongo mengatakan bahwa pengalaman yang ia dapat bersama teman-teman seperjuangannya sangat mengena di hati.
“Berbagai pengalaman yang kami dapatkan di MAN Kendal tak kan mudah terlupakan, sungguh ini sangat berharg,” tuturnya.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan banyak terima kasih kepada MAN Kendal, dan mohon maaf apabila ada perkataan maupun perbuatan kami yang kurang berkenan. Hidup mahasiswa!” pungkasnya membakar hati yang sedang berharu biru.

Sementara Nur Khoiri juga menyampaikan rasa terima kasih yang amat mendalam kepada MAN Kendal.
“Terima Kasih kepada segenap civitas akademika MAN Kendal yang telah memberikan tempat dan kesempatan anak-anak kami untuk mengasah dan mengembangkan keterampilan mereka sebagai calon pendidik,” paparnya.

“Mudah-mudahan selama 2 bulan ini, kompetensi mereka, baik aspek pedagogik, profesional, sosial maupun kepribadian tertempa dengan matang sehingga bisa menjadi bekal mereka ketika kembali ke kampus hingga saat mengabdi nanti,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Muh Asnawi selaku kepala madrasah.
“Terima kasih saya ucapkan kepada bapak dosen dan Bapak/Ibu guru pamong yang telah bersinergi membimbing para praktikan UIN di MAN Kendal tercinta ini,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan PPL ini merupakan ajang pengembangan kapasitas diri mahasiswa yang baik. Sebab kualitas SDM adalah unsur terpenting yang patut diperhatikan, dan ini hanya dapat dilakukan oleh bapak-ibu guru yang hebat. Harapannya adik-adik mahasiswa dapat menjadi manusia yang beradab dan kelak menjadi guru yang profesional serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

“Saya serahkan kembali para calon pendidik ini kepada panjenengan. Walau secara formal sudah tidak kembali mengajar, namun saya berharap tetap terjalin tali silaturahmi di antara kita. Saya sangat bangga diberikan amanah ini untuk bersama-sama memajukan pendidikan bangsa ini, terutama di MAN Kendal,” imbuh Muh Asnawi menutup sambutan.