Three in One School yang menjadi slogan MAN Kendal bukan sekadar isapan jempol dan hanya menjadi rangkaian kata tanpa makna. Dari masa ke masa slogan ini benar-benar menjadi power of life, kekuatan hidup bagi tumbuh-kembangnya MAN Kendal sebagai madrasah yang merakyat dan menjadi kebanggaan masyarakat di Kabupaten Kendal, bahkan jauh melintas di luar kabupaten, hingga provinsi dan Indonesia.

Ya, salah satu power yang diusung MAN Kendal adalah program keterampilan yang menjadi ciri khas madrasah, di samping program unggulan lainnya berupa Boarding School Ma’had Al-Aqwam. Berbagai prestasi yang lahir dari program ini sudah tidak terhitung, baik dari jurusan elektronika, otomotif, tata busana maupun teknik komputer dan jaringan. Berbagai produk dan olahan yang dihasilkan melalui tangan-tangan terampil mereka (siswa siswi keterampilan) menjadikan MAN Kendal begitu diperhitungkan sehingga terus berupaya meningkatan mutu, baik melalui pengembangan/optimalisasi sumber daya maupun sarana prasarananya.

Maka tidaklah mengherankan jika setelah MAN Kendal ditunjuk sebagai Madrasah Penyelenggara Program Keterampilan sejak tahun 2018 lalu, Program keterampilan MAN Kendal  terus berupaya untuk mendapatkan visitasi yang  mengacu pada standar akreditasi nasional.

Dan, apa yang menjadi harapan kita untuk dinilai terpenuhi sudah. Pada Senin 2 Maret 2020 lalu, Program Keterampilan MAN Kendal menerima visitasi dari Tim Visitasi Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Hadir pada kesempatan itu antara lain H. Juair, S.Ag., M.M., M.Si dan Hj. Titik Sufi Dinawati. Proses visitasi yang berlangung di Gedung Workshop MAN Kendal juga dihadiri Kepala MAN Kendal Drs. H. Muh Asnawi, M.Ag., Kaur Tata Usaha, para waka dan segenap instruktur program keterampilan.

“Alhamdulillah pada hari ini kami berkesempatan ta’aruf di MAN Kendal. Jika selama ini kami hanya mendengar nama MAN Kendal dengan Three in One schoolnya, maka hari ini kami benar-benar melihat seperti dan bagaimana Program Keterampilan MAN Kendal,” tutur Juair pada acara sambutannya.

Sementara itu Kepala MAN Kendal Muh Asnawi menyatakan bahwa tujuan visitasi ini adalah untuk meningkatkan atau menyamakan kualitas standar penyelenggaraan yang telah diatur berdasarkan Petunjuk Teknis yang dikeluarkan oleh Dirjen KKSK Kementrian Agama pusat.

“Selain itu untuk meningkatkan mutu program keterampilan. Visitasi ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengkonfirmasi, melakukan penilaian, dan memberikan masukan untuk perbaikan atas Laporan Evaluasi Diri ( yang telah disusun oleh Tim Program Keterampilan MAN Kendal,” imbuhnya.

Visitasi dilakukan dengan melakukan kunjungan ke beberapa unit pendukung program, antara lain laboratorium dan bengkel yang dimiliki oleh program keterampilan MAN Kendal. Wawancara langsung juga dilakukan kepada Kepala dan wakil kepala serta pengelola program keterampilan, siswa, serta alumni program keterampilan.

Abdul Khanan, S.Pd yang menjadi juru bicara visitasi mengungkapkan bahwa visitasi seperti ini harus dilakukan secara berkala agar kita mengetahui kelemahan maupun kekurangan yang ada. Di samping itu sebagai ajang konfirmasi kelengkapan dokumen untuk  menentukan kelayakan penyelenggaraan program berikutnya.

“Jangan pernah meremehkan hal-hal yang sepele. Kita hendaknya harus kompak di semua lini sehingga jika terdapat kekurangan bisa saling mengisi dan melengkapi. Program Keterampilan yang sudah kondang ini wajib diuri-uri, dioptimalkan sehingga pada tahun-tahun mendatang lebih berkualitas dn menjadi rujukan masyarakat yang ingin menyekolahkan putra-putinya di MAN Kendal,” paparnya bersemangat. (Khan-WS)